Honda Scoopy vs Yamaha Fazzio Hybrid 2026: Mana yang Lebih Worth It?
Beranda Perbandingan Motor Honda Scoopy vs Yamaha Fazzio Hybrid 2026: Mana ya…
Perbandingan Motor

Honda Scoopy vs Yamaha Fazzio Hybrid 2026: Mana yang Lebih Worth It?

otohemat otohemat 28 Komentar

Buat anak muda Indonesia yang mau skutik gaya tapi nggak mau dompet kering, dua nama yang pasti muncul di list: Honda Scoopy dan Yamaha Fazzio Hybrid. Keduanya main di segmen skutik retro-modern, keduanya dibanderol Rp 22-25 jutaan, dan keduanya punya fanbase masing-masing yang fanatik.

Tapi kalau harus pilih satu — mana yang beneran lebih worth it?

Yuk, kita bedah habis-habisan dari harga, mesin, fitur, konsumsi BBM, sampai kenyamanan sehari-hari.

Harga OTR Jakarta 2026

Pertama dan paling penting: berapa duit yang harus kamu keluarkan?

VarianHarga OTR Jakarta
Honda Scoopy FashionRp 22.880.000
Honda Scoopy EnergeticRp 22.880.000
Honda Scoopy StylishRp 23.680.000
Honda Scoopy PrestigeRp 23.680.000
Yamaha Fazzio HybridRp 21.920.000
Yamaha Fazzio NeoRp 23.050.000
Yamaha Fazzio LuxRp 24.400.000
Yamaha Fazzio Starry NightRp 25.155.000

Verdict harga: Fazzio Hybrid varian dasar lebih murah hampir Rp 1 juta dibanding Scoopy varian dasar. Kalau budget super ketat dan kamu cuma mau motor yang jalan, Fazzio Hybrid dasar jelas lebih menarik. Tapi kalau mau fitur lengkap di atas kertas, keduanya imbang di kisaran Rp 23-24 juta.

Mesin dan Performa

Ini bagian yang paling sering diperdebatkan. Scoopy bawa mesin 110cc, Fazzio bawa mesin 125cc plus sistem Hybrid. Apa bedanya di dunia nyata?

Honda Scoopy

  • Kapasitas: 109,5 cc, 4-langkah, SOHC, eSP
  • Daya maksimum: 6,6 kW (9,0 PS) @ 7.500 rpm
  • Torsi maksimum: 9,2 Nm @ 6.000 rpm
  • Transmisi: CVT otomatis

Yamaha Fazzio Hybrid

  • Kapasitas: 124,86 cc, Blue Core Hybrid
  • Daya maksimum: 6,2 kW @ 6.500 rpm
  • Torsi maksimum: 10,6 Nm @ 4.500 rpm
  • Transmisi: CVT otomatis

Secara kertas, Fazzio unggul di kapasitas mesin (125cc vs 110cc) dan torsi (10,6 Nm vs 9,2 Nm). Torsi yang lebih besar di putaran bawah (4.500 rpm vs 6.000 rpm) bikin Fazzio terasa lebih responsif saat start dari diam, apalagi di tanjakan atau pas boncengan. Ditambah fitur Electric Power Assist Start yang memberi tenaga bantu listrik saat akselerasi awal.

Tapi tenaga Scoopy di putaran atas (9,0 PS vs 8,4 PS) sedikit lebih tinggi, jadi untuk jelajah jalanan datar dengan kecepatan konstan, Scoopy sebenarnya nggak kalah.

Verdict mesin: Buat penggunaan harian di kota yang banyak start-stop dan tanjakan, Fazzio terasa lebih bertenaga di bawah. Buat cruising ringan di jalan raya, Scoopy masih oke.

Konsumsi BBM

Di era BBM Rp 12.000-an per liter, irit bukan cuma bonus — ini keharusan.

Dari tes real-world yang dilakukan Kompas otomotif:

  • Yamaha Fazzio: 69,9 km/liter (jarak 69,9 km, BBM 1,00 liter)
  • Honda Scoopy: 62,5 km/liter (jarak 67,6 km, BBM 1,08 liter)

Kedua motor sama-sama irit, tapi Fazzio sedikit lebih hemat. Plus, Fazzio punya Stop & Start System yang otomatis mematikan mesin saat berhenti lebih dari beberapa detik (misalnya di lampu merah), lalu hidup lagi begau gas diputar. Fitur ini bantu hemat BBM di jalanan macet.

Kapasitas tangki keduanya sama: 4,2 liter. Jadi jarak tempuh per isi tangki:

  • Fazzio: ~290 km
  • Scoopy: ~260 km

Verdict BBM: Fazzio lebih irit, selisih sekitar 7-8 km/liter. Dalam sebulan pemakaian, ini bisa berarti hemat 1-2 kali isi tangki.

Dimensi dan Kenyamanan

SpesifikasiHonda ScoopyYamaha Fazzio
Panjang x Lebar x Tinggi1.869 x 693 x 1.075 mm1.820 x 685 x 1.125 mm
Tinggi jok746 mm750 mm
Berat94 kg95 kg
Ban depan/belakang90/90-14 depan, 100/90-14 belakang110/70-12 depan & belakang

Scoopy lebih panjang dan lebih ringan 1 kg. Tinggi jok keduanya nyaris sama, jadi buat pengendara bertubuh mungil, keduanya equally friendly. Ban Scoopy pakai ukuran 14 inci (lebih tinggi dinding samping), sementara Fazzio pakai 12 inci tapi lebih lebar (110/70).

Ban 14 inci Scoopy memberi kenyamanan lebih di jalan berlubang karena dinding ban lebih tebal — efeknya kayak suspensi tambahan. Fazzio dengan ban lebar 12 inci memberi stabilitas lebih saat menikung.

Verdict kenyamanan: Scoopy sedikit lebih empuk buat jalanan rusak. Fazzio lebih stabil di tikungan.

Fitur Andalan

Honda Scoopy unggulan:

  • Honda Smart Key System (varian Stylish & Prestige) — alarm dan answer back system
  • Lampu full LED depan dan belakang
  • Panel meter digital modern
  • USB Type-C buat charging gadget
  • Rangka eSAF yang ringan dan kaku

Yamaha Fazzio unggulan:

  • Y-Connect — konektivitas smartphone via CCU (Communication Control Unit), bisa lihat notifikasi, statistik berkendara
  • Electric Power Assist Start — tenaga bantu listrik saat akselerasi awal
  • Stop & Start System — matikan mesin otomatis saat idle
  • USB charger di bagian depan
  • Bagasi 17,8 liter di bawah jok + laci depan + kompartemen samping
  • Gantungan barang carabiner — praktis buat gantung plastik belanjaan

Verdict fitur: Fazzio lebih kaya teknologi. Y-Connect itu fitur yang benar-benar berguna di 2026 — kamu bisa cek konsumsi BBM, lokasi parkir, dan notifikasi telepon langsung dari speedometer. Scoopy lebih simpel tapi fitur dasarnya lengkap.

Penampilan dan Gaya

Ini subjektif, tapi worth dibahas.

Scoopy memegang design language retro-futuristik yang udah jadi identitas kuat. Lampu depan bulat, bodi berlekuk klasik, warna-warna yang playful. Di 2026, Scoopy hadir dengan pembaruan warna yang makin bold.

Fazzio mengusung tema neo-retro yang lebih elegan. Garis bodinya lebih bersih, warnanya lebih mature (termasuk varian matte ungu yang cukup hits). Desainnya nggak se-”playful” Scoopy, tapi justru terasa lebih dewasa.

Verdict gaya: Kalau kamu suka tampilan cheerful dan playful — Scoopy. Kalau m prefer clean dan dewasa — Fazzio.

Biaya Perawatan

Roda dua jepang ini punya jaringan bengkel resmi yang luas. Tapi ada perbedaan kecil:

  • Suku cadang Honda umumnya lebih mudah dicari dan harganya sedikit lebih murah karena jumlah pengguna Scoopy sangat besar di Indonesia. Pasar aftermarket juga lebih kaya.
  • Suku cadang Yamaha untuk Fazzio mulai mudah didapat, tapi karena modelnya relatif lebih baru (dibanding Scoopy yang udah lama di Indonesia), pilihan part aftermarket belum sebanyak Scoopy.

Servis berkala keduanya direkomendasikan setiap 4.000 km atau 6 bulan.

Verdict perawatan: Scoopy sedikit lebih murah dan mudah perawatannya karena basis pengguna lebih besar.

Kesimpulan: Pilih Mana?

Pilih Yamaha Fazzio Hybrid kalau:

  • Kamu mau mesin lebih bertenaga di putaran bawah
  • Konsumsi BBM irit adalah prioritas nomor satu
  • Kamu suka fitur smart seperti Y-Connect dan Stop & Start
  • Budget ketat dan mau varian termurah (Rp 21,9 juta)
  • Kamu butuh bagasi besar dan kompartemen banyak

Pilih Honda Scoopy kalau:

  • Kamu suka desain retro-futuristik yang playful
  • Kamu mau ban 14 inci yang lebih empuk di jalan rusak
  • Kemudahan cari suku cadang dan perawatan murah jadi pertimbangan
  • Kamu sudah nyaman dengan ekosistem Honda (bengkel, komunitas)
  • Berat motor super ringan (94 kg) penting buat kamu

Rekomendasi otohemat: Dua motor ini sama-sama bagus di segmennya. Tapi kalau kita bicara value for money murni, Yamaha Fazzio Hybrid varian dasar memberi paket yang lebih komplit di harga lebih murah — mesin lebih besar, fitur hybrid, Y-Connect, dan konsumsi BBM lebih irit. Scoopy menang di desain dan ekosistem perawatan.

Pada akhirnya, kalau kamu bisa, cobain keduanya di dealer. Rasakan sendiri karakter mesinnya, duduk di joknya, dan putuskan mana yang bikin kamu pulang dengan senyum paling lebar. Karena motor harian yang terbaik adalah motor yang bikin kamu betah naik setiap hari.

otohemat

otohemat

Penulis di Otohemat — membahas perbandingan motor, tips hemat berkendara, dan review kendaraan terbaru untuk pengendara Indonesia.